Kamis, 27 Juli 2017

About Life, My Life

Akhirnya kita jumpa lagi, sebelumnya gw ingin mengutip perkataan dari pak biro gw “saya itu teringat dari atasan saya dulu yang udah saya anggap guru dan orang tua saya kalo apapun yang sedang dan telah dikerjakan itu harus di tulis, apapun itu”, dan dari situ lah gw ber keinginan melakukan hal seperti beliau kali aja nanti kedepannya juga jadi kaya beliau (jadi biro) ...
Januari 2017 ... merupakan awal tahun yang menurut gw bisa jadi mood bosster selama satu tahun kedepan, itu karena tanpa sengaja gw mendapatkan berita yang sungguh membahagiakan, yup tanpa sengaja, kenapa gw bilang tanpa sengaja itu karena ..... yaudah lah gak usah di bahas yang itu, dan isi dari good news itu bukan bonus tahunan yang gw dapet, karena gw emang gak dapet itu. Tapi berita yang akhirnya bisa merubah perasaan dan hidup seseorang menjadi bahagia, bahkan bisa dibilang orang itu mendapatkan kebahagiaan sejatinya ....
Februari 2017 .... setelah bertarung mati matian, merangkak naik turun berat badan, serta menguras semua isi kantong pribadi dan pimpinan, akhirnya laporan tahunan pun jadi juga walopun banyak kendala ditemui, mulai dari input data pembelian buku yang jumlahnya ribuan sampe ketemu siluman panda alhamdulillah semua bisa kelar.
Maret 2017 .... hasil audit dari BPK RI pun sudah mulai keliatan, sebenernya gak krusial banget sih temuannya, cuman masalah administrasi aja tapi tetep harus di tindak lanjuti sesuai prosedur dan harapan pimpinan, walopun lagi lagi akhirnya bagian ini kembali di liat sebelah mata oleh beberapa pihak.
April 2017 .... dari sini lah semua berawal, bulan dimana gw harus sangat berhati hati dalam pola hidup jka ingin berumur panjang. Tepatnya 9 april di auditorium utama, ketika ada senior sepuh yang ngajak untuk cek darah gratis yang di adakan oleh instansi tempat gw kerja. Sebenrnya sih bukan hasilnya yang bikin gw gelisah galau merana, tapi kata dokternya itu yang bikin gw kaya berasa ada di dalam kulkas yang khusus buat daging import, beku. Tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur tinggal bagaimana kita nyikapin kan, mau di buang buburnya terus masak baru tapi buang tenaga dan waktu, atau kita tambahin sedikit kecap, lada, mecin sama suiran ayam terus kita makan dengan senyum bahagia di wajah, dan sepertinya gw harus milih opsi ke dua karena gw suka bubur. Hahaha
Mei 2017 .... sudah beberapa minggu terakhir ini gw minum obat setiap hari, akan nyesek sih akhirnya gw menjadikan obat sebagai menu tambahan kebutuhan makanan gw, well seenggaknya gw agak langsingan dari biasanya, turun 10kg beroooo. Nikmatin aja, itu mindset yang terus gw tanam di hidup gw sekarang, bahkan air godokan sirih merah, daun salam, kulit manggis, dan daun sirsak sudah seperti jadi sahabat yang tak terpisahkan buat gw, but life must go on.

Kamis, 26 Januari 2017

Terima Kasih Tuhan

Bayangnya hadir lagi malam tadi, mungkin efek dari kerinduan yang selama ini terpendam, atau bukti dari dikabulkannya doa yang selama ini kupanjatkan, entahlah.

Memang semenjak aku mendengar kabar baik darinya, hati ini seakan bergejolak dengan segala rasa, senang, bahagia, sedih, bimbang.

Terlalu egois memang jika aku mengungkapkan segala rasa itu kepadanya yang bahkan mungkin gak akan memberikan efek apapun, tapi di balik itu semua aku berdoa untuk bisa betemu dengannya terkahir kali.

Tuhan memang baik, aku tak pernah mengira bisa bertemu dengannya lagi, melihat senyum terindahnya terukir ikhlas di wajahnya, dengan balutan pink yang menawan menambah kesan manis pada dirinya.

Aku senang saat itu, aku gugup menghadapinya, bahkan bibir ini begitu kaku untuk mengucapkan kata "Hai", iya kita terpenjara dalam diam saat itu.  

Aku tidak menyalahkan Tuhan atas sikapku yang kaku saat bertemu dengannya, karena memang yang aku minta hanya bisa bertemu dengannya, aku gak minta lebih untuk bisa bercengkerama atau bahkan tertawa bersama.

Aku bahagia, kau hadir begitu nyata untukku, sepanjang malam tadi kau hadir tak perduli berapa kalipun aku terbangun kau tetap ada dalam lelapku.

Terima kasih kau telah hadir di mimpiku, Terima kasih Tuhan kau telah mengabulkan doa ku, jika boleh ada satu hal yang tak sempat aku katakan kepada dirinya semalam tadi. 

Selamat Berbahagia Dengan Hidup Barumu dan Selamat Tinggal