Memang semenjak aku mendengar kabar baik darinya, hati ini seakan bergejolak dengan segala rasa, senang, bahagia, sedih, bimbang.
Terlalu egois memang jika aku mengungkapkan segala rasa itu kepadanya yang bahkan mungkin gak akan memberikan efek apapun, tapi di balik itu semua aku berdoa untuk bisa betemu dengannya terkahir kali.
Tuhan memang baik, aku tak pernah mengira bisa bertemu dengannya lagi, melihat senyum terindahnya terukir ikhlas di wajahnya, dengan balutan pink yang menawan menambah kesan manis pada dirinya.
Aku senang saat itu, aku gugup menghadapinya, bahkan bibir ini begitu kaku untuk mengucapkan kata "Hai", iya kita terpenjara dalam diam saat itu.
Aku tidak menyalahkan Tuhan atas sikapku yang kaku saat bertemu dengannya, karena memang yang aku minta hanya bisa bertemu dengannya, aku gak minta lebih untuk bisa bercengkerama atau bahkan tertawa bersama.
Aku bahagia, kau hadir begitu nyata untukku, sepanjang malam tadi kau hadir tak perduli berapa kalipun aku terbangun kau tetap ada dalam lelapku.
Terima kasih kau telah hadir di mimpiku, Terima kasih Tuhan kau telah mengabulkan doa ku, jika boleh ada satu hal yang tak sempat aku katakan kepada dirinya semalam tadi.
Selamat Berbahagia Dengan Hidup Barumu dan Selamat Tinggal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar